Asslamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Good morning my blogger friends and lovely readers, kumaha kabarna semua, sae kan, amieeeeen. Btw, happy sunday yah kawan2, and selamat berweekend ria. But, jangan lupa ya ma hari besok, SENIN (*dihighlight merah biar semangant... hehehe), kita kudu siap beraktifitas lagi loh, ada nyang berangkat kerja mungkin atau mungkin ada juga nyang mau berangkat kuliah. Silahkan deh pada dipersiapkan hari ini semua hal yang diperlukan agar tidak keteteran pas mau berangkat aktifitasnya besok. Okay sodara-sodara, agan-agan, bapak-bapak, ibu-ibu, mbak-mbak, mas-mas, enyak babe, engkong-engkong, adek-adek, abang-abang, akang-akang, eneng-eneng, dll, dkk, dsbg..?! hehehe....
Pagi ini, ane mau ngebahas tentang sebuah situasi psikologis yang sering dialamin para remaja di jaman modern sekarang ini. Entah kenapa pengen ngebahas ini topik tapi mungkin kayaknya suasananya emang lagi ngedukung banget. Lagi Galau nih soalnya... katanya gitu sih... hehehe... DL kali ya.... hohoho.... Nah entu die yang mau kita bahas, GALAU... Hehehe... Kata itu sangat mengingatkan ane dengan lagunya bang IWAN FALS:
KEGALAUAN ini janganlah cepat berlalu..
KEGALAUAN ini biar ku kenang selalau..
Bener gak tuh bait syair lagunya... hehehe... Ah tau lah... Kata ini kalau kita amati cepat sekali merambah ke hal layak ramai. Para anak muda jaman sekarang bahkan jadi konsumen nomor satu pengguna kata ini. Mereka biasanya and bahkan sering banget ngupdate status GALAU kalau mereka entu lagi galau.
Menurut analisa ane menyebarnya penggunaan kata ini pastilah disebabkan oleh iklan2 operator seluler di TV-TV yang mengkampanyekan tema iklan mereka yang "anti-galau" itu, gak XL, INDOSAT, TELKOMSEL, bahkan AXIS. Tinggal dua operator aja yang belum ambil bagian untuk mengusung tema iklan anti galau, dan nominasinya adalah 3 and Smart-Fren, terang aja nih 2 operator kalah saing ma empat operator yang ane sebutin di awala, karena mereka tidak menyentuh tema yang lagi nge-ground banget di hati para anak muda. hehehe... Eh kok malah bahas iklan sih..
Kembali ke topik GALAU... Sebelum kita masuk ke pertanyaan utama dari postingan ini tentang manfaat enggaknya Galau itu, maka alangkah baiknya kita tau dulu apa sih sebenarnya arti kata galau itu. Menurut kamus
sederet.com, kata galau ini mempunyai padanan arti yang bermacam macam, di antaranya:
Bimbang, bingung, cemas, gelisah,
hilang akal, kacau, khawatir, kusut,
resah, risau, senewen,
terombang-ambing, was-was, dll
Bisa ente lihat kan bagaimana kata galau itu memberi dampak yang sedemikian dahsyat jika digunakan. Maka jika kita menggunakan kata galau, itu berarti kita menunjukan suasana hati kita yang lagi bimbang, bingung, cemas, gelisah, was-was, dan yang paling parah mungkin dari kata itu adalah hilang akal. MasyaAllah, naudzu billahi min zalik lah...
Manfaat gak sih GALAU itu?
Nah, mari kita menjawab pertanyaan mendasar postingan kali ini, apakah galau itu ada manfaatnya? Kalau dari satu sisi sebenarnya ada manfaatnya jika diarahkan ke jalan yang benar, misalnya GALAU karena diputusin pacar. Untung saja kalau orang yang galau ini bisa berpikiran jernih bahwa pacaran itu emang gak ada faedahnya, mending cari istri dan langsung nikah saja. hehehe... Manfaat tuh, dari pada mendekati zina. Atau mungkin contoh lain lagi, kalau kita GALAU akan prestasi yang memburuk lalu kita kemudian mulai berpikir wah kayaknya kita kudu merubah cara belajar dan bekerja yang lebih efektif lagi biar bisa prestasi. Nah kalau galaunya kayak gini itu bagus, mengarah pada kebaikan dan perubahan.
Tapi kalau galaunya malah mengarah pada ekses negative, misalnya diputusin pacar terus nyari racun untuk bunuh diri, masyaAllah amit-amit, naudzubillah dah. Contoh lain lagi, mungkin ada di antrara kita yang galau karena diPHK, takut gak bisa ngasih makan istri dan anak terus nekat ngerampok uang orang. Cek cek cek.... Lagi-lagi naudzubillah. Jangan ampek terjadi kayak ginian dah, gak manfaat, padahal kan hidup ini begitu singkat untuk nyari amal bukan untuk bikin keburukan.
Hmmm.... simply said, galau itu bisa manfaat bisa gak, tergantung pada persepsi kita mau dibawa kemana, seperti lagu ARMADA itu lho "MAU DIBAWA KEMANA HUBUNGAN INI?" Nah loooooh... hehehe... Pesan ane jangan sering galau. Biasanya kalau galau pikiran suka kosong, kadang juga hilang akal, pasti tuh temannya setan. nah kalau setan udah bercokol dalam pikiran dan perasaan kita, gak jamin dah yang baik2 yang akan kita lakukan. Nah biar gak jadi temannya setan, kalau lagi galau banyakin ibadah dah atau baca Qur'an biar pikiran tercerahkan... hohoho.....